Bermula dari semangat pendidikan untuk anak Indonesia
SD Perguruan Cikini berdiri pada 1 Agustus 1942 dengan nama Sekolah Rakyat Partikelir “Mayumi”. Sekolah ini diprakarsai oleh Ibu Pandhu Suradhiningrat pada masa pendudukan Jepang, ketika kesempatan memperoleh pendidikan bagi anak-anak Indonesia sangat terbatas.
Pada 1 November 1942, kegiatan sekolah berpindah ke kawasan Cikini Raya. Dari tempat inilah Perguruan “Cikini” tumbuh sebagai lembaga pendidikan nasional yang terbuka, netral terhadap agama dan politik, serta berkomitmen mendampingi putra-putri Indonesia.
Pendidikan adalah proses panjang untuk menumbuhkan pengetahuan, watak, kreativitas, dan kepedulian.
Nilai yang terus dirawat
- Semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
- Penghargaan terhadap keberagaman.
- Pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan.
- Kerja sama erat antara sekolah dan keluarga.
- Pengembangan potensi setiap anak sesuai minat dan tahap perkembangannya.